datanews.id - WhatsApp menjadi salah satu platform pengiriman pesan yang banyak digunakan oleh berbagai generasi di Indonesia. Sayangnya, aplikasi tersebut sering justru dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sebagai media penipuan atau scam. Social Spy WhatsApp adalah salah satu modus yang terjadi di tengah masyarakat.
Social Spy merupakan situs web yang diaku bisa menyadap nomor WhatsApp. Penipu memanfaatkan rasa penasaran seseorang yang memang ingin menyadap nomor WhatsApp tertentu atau sekadar iseng menggunakannya.
Namun, warganet perlu hati-hati atas kedok tersebut. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia pernah memperingatkan risiko penggunaan Social Spy pada April 2022 lalu.
Situs web Social Spy berada pada laman socialspy.info (Anda tidak disarankan untuk menuju situs web tersebut). Pada halaman depan Social Spy, tercantum langkah-langkah yang harus diikuti untuk menyadap WhatsApp target. Ada tiga langkah di sana.
Setelah memasukkan nomor telepon dan klik "Submit", Anda akan diarahkan ke halaman human verification. Verifikasi dapat dilakukan dengan klik "Verify Through Survey" (verifikasi melalui survei). Anda kemudian disuguhi sejumlah survei yang dapat diisi. Sebelumnya, verifikasi juga pernah melalui kedok instal aplikasi-aplikasi tertentu.
Walau Anda telah menyelesaikan semua proses verifikasi, Social Spy tentu tidak akan benar-benar menyadap nomor WhatsApp yang ditargetkan. Secara logika, bukanlah hal yang mudah dan sederhana untuk bisa menyadap akun WhatsApp.
Modus ini bisa jadi dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mendapat responden survei atau penginstal aplikasi sebanyak-banyaknya dan menghasilkan uang. Data nomor telepon yang dimasukkan juga bisa saja disalahgunakan.
Dengan demikian, BSSN mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan apa pun yang berkaitan dengan WhatsApp. Baru-baru ini, modus penipuan yang bisa menguras isi rekening melalui dokumen WhatsApp juga tengah marak.
Berikut ini Tips agar terhindar dari penipuan di WhatsApp: