PASAR SAHAM

IHSG Melonjak 1,8 Persen di Awal Perdagangan, Seluruh Sektor Menghijau

Rizki Rivaldi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Jumat (3/7/2026) dengan performa impresif. Pada pembukaan pasar, IHSG menguat 1,06 persen ke level 5.806 dan hanya dalam satu menit pertama perdagangan kembali melesat 1,80 persen ke posisi 5.848.

Penguatan indeks ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 328 saham tercatat menguat, 94 saham melemah, sementara 537 saham lainnya bergerak stagnan. Aktivitas perdagangan pada awal sesi juga cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp432 miliar dan volume perdagangan sebanyak 616 juta saham.

Kinerja positif turut tercermin pada sejumlah indeks unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks LQ45 menguat 2,17 persen ke level 577, disusul indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 1,97 persen ke 344. Sementara itu, indeks MNC36 menguat 2,30 persen menjadi 253 dan IDX30 naik 2,15 persen ke posisi 327.

Sentimen positif juga mendorong seluruh indeks sektoral bergerak di zona hijau. Penguatan terjadi pada sektor konsumer non-siklikal, infrastruktur, energi, keuangan, bahan baku, teknologi, kesehatan, konsumer siklikal, properti, transportasi, hingga sektor industri.

Pada daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) memimpin penguatan, diikuti PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX).

Di sisi lain, saham yang mengalami pelemahan terbesar (top losers) ditempati oleh PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), dan PT Steady Safe Tbk (SAFE).

Penguatan IHSG pada awal perdagangan mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap pergerakan pasar modal domestik. Investor kini akan mencermati berbagai sentimen global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan sepanjang sesi hari ini. (*)

Penulis
: Rahmat Rinaldi

Tag:

Berita Terkait