Jakarta – Aktivitas perdagangan investor
asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi I perdagangan, Jumat (26/6/2026), masih membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp442,88 miliar.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, total nilai pembelian investor
asing mencapai Rp2,16 triliun, sementara nilai penjualan tercatat Rp2,61 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan investor
asing masih cenderung melakukan aksi ambil untung pada sejumlah
saham berkapitalisasi besar.
Meski secara keseluruhan masih mencatat jual bersih, sejumlah
saham tetap menjadi incaran investor asing. Saham BBCA memimpin daftar top net foreign buy dengan nilai beli bersih mencapai Rp261,75 miliar, diikuti DSSA sebesar Rp37,06 miliar, AMMN Rp23,43 miliar, ANTM Rp19,07 miliar, serta BIPI Rp13,51 miliar.
Selain itu,
saham INDF, AMRT, BBRI, ENRG, dan TCPI juga masuk dalam daftar
saham yang banyak dikoleksi investor
asing sepanjang sesi pertama perdagangan.
Di sisi lain, tekanan jual
asing terbesar terjadi pada
saham BMRI dengan nilai jual bersih mencapai Rp112,94 miliar. Posisi berikutnya ditempati TLKM sebesar Rp104,62 miliar, disusul EMAS Rp76,32 miliar, ASII Rp45,32 miliar, dan BBNI Rp39,87 miliar.
Aksi jual
asing juga terlihat pada
saham TPIA, BRPT, MAPI, ADRO, TINS, CUAN, GOTO, BUMI, BRMS, MDKA, MBMA, AADI, UNTR, RAJA, hingga KLBF.
Data tersebut dihitung menggunakan harga rata-rata transaksi sesi I dan mencerminkan pergerakan investor
asing hingga perdagangan tengah hari. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar pada sesi II. (*)