Mengapa Malaikat dan Iblis Sujud Kepada Adam ?

Oleh Ustadz Yulian Purnama, S.Kom.
Rio Agusri
Ilustrasi (Foto int)

datanews.id -Mengapa Allah ta'ala memerintahkan Malaikat dan iblis untuk sujud kepada Nabi Adam 'alaihissalam? Bukankah tidak boleh sujud kepada selain Allah? Berikut penjelasannya.


Jawaban:
Pertama, sujud ada dua macam. Sujud ibadah dan sujud penghormatan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

السُّجُودُ عَلَى ضَرْبَيْنِ : سُجُودُ عِبَادَةٍ مَحْضَةٍ ، وَسُجُودُ تَشْرِيفٍ ، فَأَمَّا الْأَوَّلُ فَلَا يَكُونُ إلَّا لِلَّهِ

"Sujud ada dua macam: sujud yang murni ibadah dan sujud penghormatan. Adapun yang pertama (sujud ibadah) hanya boleh ditujukan kepada Allah semata." (Majmu' Al-Fatawa, 4/361).

Yang merupakan kesyirikan akbar adalah jika sujud kepada selain Allah dalam rangka beribadah kepadanya. Allah ta'ala berfirman:

فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا

"Dan sujudlah kepada Allah semata dan beribadahlah hanya kepada-Nya" (QS. An-Najm: 62).

Allah ta'ala berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

"Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya." (QS. Fushilat: 37).

Kedua, adapun sujud penghormatan kepada selain Allah, hukumnya haram di syariat kita namun dibolehkan di syariat-syariat terdahulu. Dan inilah sujud yang diperintahkan oleh Allah kepada Malaikat dan iblis terhadap Nabi Adam 'alaihissalam. Itu adalah sujud penghormatan, bukan sujud ibadah.

Ath-Thabari rahimahullah menjelaskan:

( فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ) : سُجُودُ تَحِيَّةٍ وَتَكْرِمَةٍ ، لَا سُجُودَ عِبَادَةٍ

"[Mereka para Malaikat pun tunduk untuk bersujud kepada Adam], maksudnya sujud penghormatan dan pemuliaan, bukan sujud ibadah" (Tafsir Ath-Thabari, 14/65).

Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan:

وَلَا خلاف بَين أحد من أهل الْإِسْلَام فِي أَن سجودهم لله تَعَالَى سُجُود عبَادَة ، ولآدم سُجُود تَحِيَّة وإكرام

"Tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama Islam bahwa sujudnya makhluk kepada Allah adalah sujud ibadah, sedangkan sujudnya Malaikat kepada Adam adalah sujud penghormatan" (Al-Fishal fil Milal, 2/129).

Sujud penghormatan kepada selain Allah dibolehkan dalam syariat yang berlaku di masa Nabi 'Adam 'alaihissalam dan juga syariat para Nabi terdahulu. Allah ta'ala berfirman:

لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا

"Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan syariat dan jalan yang terang" (QS. Al-Maidah: 48).

Dalam kisah Nabi Yusuf 'alaihissalam disebutkan:

وَرَفَعَ اَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَخَرُّوْا لَهٗ سُجَّدًاۚ

"Dia (Yusuf) menaikkan kedua ibu bapaknya ke atas singgasana. Mereka tunduk bersujud kepadanya (Yusuf)." (QS. Yusuf: 100).

Ath-Thabari menjelaskan ayat ini :

ذَلِكَ السُّجُودُ تَشْرِفَة ، كَمَا سَجَدَتِ الْمَلَائِكَةُ لِآدَمَ تَشْرِفَةً ، لَيْسَ بِسُجُودِ عِبَادَةٍ

"Maksudnya sujud penghormatan, sebagaimana sujudnya Malaikat kepada Nabi Adam untuk memuliakan beliau. Bukan sujud ibadah." (Tafsir Ath-Thabari, 13/356).

Ini menunjukkan bahwa sujud penghormatan kepada selain Allah dibolehkan dalam syariat-syariat terdahulu.

Ketiga, adapun dalam syariat yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, tidak lagi diperbolehkan sujud penghormatan kepada selain Allah, terlebih lagi sujud ibadah.


Penulis
: rio

Tag:

Berita Terkait

Dakwah

Telat Datang Jumatan Tidak Dapat Pahala? Begini Penjelasannya

Dakwah

5 Amalan Pahalanya Setara Inadah Haji

Dakwah

Ketika Bahtera Hampir Karam

Dakwah

Futur, Malas Beribadah Rajin Bermaksiat

Dakwah

Al Qur'an Kalamullah Bukan Mahluk dan Padangan Kelompok Ahlul Bid'ah

Dakwah

Ketika Al Qur'an Dikatakan Mahluk