Benarkah Dunia dan Akhirat Harus Seimbang ?

Oleh Ustadz Musyafa Ad Dariny, Lc., MA
Rio Agusri
Ilustrasi (Foto int)
datanews.id -Katanya, kita harus SEIMBANG antara mencari dunia dan mencari akhirat.

Padahal Allah berpesan untuk lebih mendahulukan dan mementingkan akherat.
Renungkanlah firman-Nya:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Carilah negeri AKHIRAT pada nikmat yang diberikan Allah kepadamu, tapi jangan kamu lupakan bagianmu dari dunia (QS. Al-Qosos: 77)

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kita agar memanfa'atkan nikmat dunia yang Allah berikan, untuk meraih kemuliaan akhirat._
Arti simpelnya: korbankanlah duniamu, untuk meraih akhiratmu!

Lalu Allah katakan, jangan kamu lupakan BAGIANMU dari dunia.
Ya, "bagianmu", yakni bagian kecil dari duniamu, bukan setengahnya, apalagi semuanya.
Jelas sekali dari ayat ini, bahwa kita harusnya mementingkan akhirat, bukan seimbang dengan dunia, apalagi mendahulukan dunia.

Jujurlah, mungkinkah Anda menyeimbangkan antara dunia dan akhirat?
Sungguh, seakan itu hal yang mustahil.
Yang ada: mendahulukan dunia, atau mendahukan akherat.
Dan yang terakhir inilah yang Allah perintahkan.

Makanya, Allah berfirman dalam ayat lain:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

" Aku tidaklah ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah hanya kepada-Ku "
(QS. Adz-Dzariyat: 56)

Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah adalah tujuan UTAMA kita diciptakan.
Jika demikian, pantaskan kita menyeimbangkan antara tujuan utama dengan yang lainnya?

Bahkan dalam do'a "sapu jagat" yang sangat masyhur di kalangan awam, ada isyarat untuk mendahukan kehidupan akhirat :

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

" Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, juga kebaikan di akhirat.
Dan peliharalah kami dari siksa neraka "
(QS. Albaqoroh: 201)

Di sini ada 3 permintaan :
1 permintaan untuk kehidupan dunia, dan 2 permintaan untuk kehidupan akhirat.
Inilah isyarat, bahwa kita harus lebih memikirkan kehidupan akhirat.
Wallaahu a'lam.




Sumber: muslim.or.id


Penulis
: rio

Tag:

Berita Terkait

Dakwah

Terhina Karena Hutang

Dakwah

Untukmu yang Masih Meninggalkan Shalat

Dakwah

Tegas Dukung Palestina! Norwegia Tolak Tanding Lawan Israel di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dakwah

Ketika Muncul Da'i Penyeru ke Neraka Jahanam

Dakwah

Berapakah Umur Penduduk Surga?

Dakwah

Membaca Al-Quran Tapi Masuk Neraka