Pidie Jaya - Pemerintah
Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan pasar murah di sejumlah kecamatan.
Kepala Disperindagkop melalui Kabid Pasar Musbir, SH, di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026) menjelaskan, kegiatan pasar murah berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Mei 2026.
Adapun lokasi pelaksanaan pasar murah meliputi Kecamatan Jangka Buya, Trienggadeng, dan Meureudu. Sementara untuk operasi pasar murah di Kecamatan Bandar Baru dilaksanakan oleh Disperindag Aceh dengan tetap mendapat pendampingan dari Disperindagkop Pidie Jaya.
"Tujuan pasar murah ini dalam rangka pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah," ujar Musbir.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras 10 kilogram seharga Rp100 ribu per zak, minyak goreng 2 kilogram Rp43 ribu, telur satu papan Rp41 ribu, serta gula pasir 2 kilogram seharga Rp28 ribu.
Selain menggelar pasar murah, pemerintah bersama tim juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional guna memastikan stabilitas harga dan mencegah adanya permainan harga oleh pedagang.
"Pemerintah berkomitmen melakukan pengawasan terhadap pedagang," tegasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah turut mendapat pengamanan dan pendampingan dari unsur Polres
Pidie Jaya serta Muspika setempat. (Hsb)