datanews.id -Viralnya pemberitaan tentang warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, baru-baru ini yang tidak punya biaya bersalin di salah satu
rumah sakit (RS) sehingga bayi dan ibunya tertahan hingga sepuluh hari menuai beragam komentar. Hingga pada akhirnya ada warga yang menebus biaya bersalin itu.
Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Kabupaten Mandailing Natal menilai hal itu salah satu kegagalan pemerintah daerah.
"Kita ketahui APBN dan APBD memprioritaskan pendidikan dan kesehatan, nah hari ini terjadi masih ada yang mengeluhkan pelayanan kesehatan terkendala di pembiayaan," ujar Syamsuddin Ketua FKI-1 Madina, Jumat (4/10/2024).
Jelas dia, Universal Health Coverage (UHC) dari APBD
Madina sebesar Rp46 miliar, jika masyarakat tidak ditanggung
BPJS maka bisa menggunakan
UHC sebagai solusinya.
"Kenapa Pemerintah Daerah
Madina terkesan diam. Kenapa dana sebesar itu didiamkan, inilah momentumnya anggaran itu dikucurkan," katanya.
Wakil Bupati
Madina Atika Azmi Utammi pernah menyampaikan tentang program pemerintah menjamin kesehatan masyarakat terjamin dengan program
BPJS dan UHC.
Penulis
: Magrifatulloh Lubis
Tag:
Berita Terkait