Kemendagri dan Dekranas Perkuat Keterampilan Wastra Melalui Pelatihan Meronce Selendang

Wiliyam Faisal
datanews.id -Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menyelenggarakan Pelatihan Meronce Selendang, Selasa (12/5) di Rumah Kriya Asri (RKA), Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan keterampilan dalam pengembangan kerajinan wastra sekaligus mendorong peningkatan kreativitas dan kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Dekranas dan dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, yang menyampaikan laporan panitia mewakili Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus Dekranas, antara lain Wakil Ketua Harian II, Wakil Sekjen I, Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri, serta pengurus Dekranas lainnya. Pelatihan juga melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, TP PKK Provinsi DKI Jakarta, dan anggota Bhayangkari Brimob.

Pada kesempatan itu, Fauzan Hasan menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan keterampilan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis kerajinan daerah.

"Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam kerajinan wastra, mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan produk bernilai seni, sekaligus membuka peluang usaha yang dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat," ujarnya.

Meronce selendang merupakan kegiatan menghias atau merangkai selendang menggunakan manik-manik, payet, mutiara, maupun ornamen lainnya dengan teknik tertentu sehingga menghasilkan produk wastra yang lebih indah dan memiliki nilai estetika tinggi.

Pada pelaksanaannya, peserta memperoleh pembekalan mulai dari pengenalan kerajinan meronce selendang, teknik dasar meronce, pemilihan bahan dan desain, hingga teknik aplikasi ornamen pada bahan kain. Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong untuk menghasilkan produk kerajinan yang kreatif, inovatif, dan memiliki nilai tambah ekonomi.

Selain menjadi media pelestarian kerajinan wastra nusantara, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas keterampilan masyarakat dalam mengembangkan produk kerajinan yang berdaya saing.

Pelatihan ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan hasil karya yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung.(ril)

Penulis
: admin

Tag:

Berita Terkait